UMKM Berdaya Saing Tinggi

 

 

entrepreneur-723044__180

Mengingat peran strategis UMKM terhadap perekonomian nasional, maka harus dikembangkan UMKM berdaya saing tinggi melalui implementasi strategi jitu yang efektif dan efisien antara lain :

  1. Membangun jejaring dengan baik melalui komunitas dan pertemanan dengan berbagai pihak
  2. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM melalui training sesuai dengan bidang yang digeluti.
  3. Optimasi proses melalui penerapan standar prosedur operasional secara konsisten.
  4. Inovasi dan pengembangan melalui riset yang berkesinambungan.
  5. Pemasaran secara online dan offline dengan memanfaatkan media dan sarana yang tersedia secara efektif dan efisien.
  6. Harga produk kompetitif dengan kualitas baik

Strategi 1. Membangun jejaring dan komunitas wirausaha

Dalam pasar persaingan yang semakin kompetitif, pengusaha harus memiliki kepekaan sosial dan intuisi bisnis yang mumpuni, hal tersebut tidak serta merta datang dengan sendirinya yaitu dibangun melalui usaha membangun jejaring dan komunitas wirausaha. Selain itu, manfaat yang dapat diperoleh oleh seorang pengusaha adalah perluasan pasar, sharing knowledge, ekspansi usaha melalui diversifikasi usaha, dan pemenuhan kebutuhan bahan baku/setengah jadi/produk jadi untuk unit usahanya melalui ketersediaan supplier.

Strategi 2. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM

Peran sumber daya manusia dalam sebuah UMKM sangat strategis, mengingat bahwa seluruh aktivitas operasional melibatkan SDM. Ketergantungan yang sangat tinggi tersebut haruslah disiasati dengan cerdas melalui peningkatan kemampuan dan kapasitas SDM sesuai bidang tugasnya. Pemahaman yang baik atas bidang tugas tersebut dapat dilakukan melalui training kewirausahaan/laporan keuangan/pemasaran, dsb. Intelligence Assets berupa SDM yang mumpuni merupakan investasi jangka panjang dan berkesinambungan.

Strategi 3. Menerapkan Standar Prosedur Operasional secara konsisten

Dalam rangka mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu dilakukan upaya-upaya untuk melakukan efektifitas dan efisiensi sumber daya. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah menerapkan standar prosedur operasional secara konsisten dalam berbagai aktivitas operasional usaha.

Fungsi penerapan standar operasional prosedur adalah untuk memetakan aktivitas kegiatan berdasarkan pihak yang bertanggung jawab melaksanakan (responsible), pihak yang memastikan kegiatan berlangsung (accounted), pihak yang menjadi referensi konsultasi (consulted), dan pihak yang diinformasikan (informed). Disamping itu alur kegiatan dapat disusun secara berurutan dan sistematis.

Output yang diperoleh adalah kegiatan berjalan efektif dan efisien, dapat meminimalisir risiko, meningkatkan kepatuhan atas ketentuan yang berlaku, dan meningkatkan kinerja usaha. Mengingat bahwa skala UMKM belum terlalu kompleks maka akan lebih mudah dalam implementasinya.

Strategi 4. Inovasi dan Pengembangan

Persaingan yang semakin ketat menuntut UMKM harus berdaya saing agar tetap bertahan, salah satu strateginya adalah melakukan inovasi dan pengembangan secara berkesinambungan melalui riset. Aktivitas tersebut dapat melibatkan pihak ketiga seperti konsultan umkm, LSM, universitas, dan lembaga pemerintahan.

Riset dapat dilakukan secara sederhana disesuaikan dengan bisnis umkm yang berjalan meliputi aspek operasional (produk, sistem kerja), aspek sumber daya manusia, dan aspek pemasaran. Melalui riset dan inovasi tiada henti, suatu bisnis dapat memperoleh manfaat sebagai berikut :

  1. Memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT)
  2. Menetapkan strategi jangka pendek, menengah dan panjang
  3. Pengembangan produk baru
  4. Memperoleh informasi peluang bisnis baru.
  5. Efektifitas dan efisiensi sistem kerja

Strategi 5. Pemasaran yang efektif dan efisien

Ujung tombak sebuah usaha adalah pemasaran, karena sebagus apapun produk dan jasa yang ditawarkan apabila tidak memiliki strategi yang jitu untuk memasarkan produknya maka hasil penjualan tidak optimal, pendapatan usaha tidak meningkat, dan berimbas pada kesejahteraan pemilik serta karyawannya.

Terdapat 2 cara yang dapat ditempuh oleh UMKM berdasarkan pendekatan media yang digunakan untuk memasarkan produknya yaitu :

  1. Secara online

Perkembangan teknologi dewasa ini membuat arus informasi menjadi lebih mudah dengan perangkat teknologi informasi yang harganya terjangkau. Hal tersebut membuat akses atas informasi media online oleh masyarakat menjadi besar, dan menjadi peluang bisnis untuk pemasaran produk UMKM agar dapat terjangkau oleh masyarakat dibelahan bumi manapun melalui koneksi internet. Media online yang efektif dan efisien untuk memasarkan produk adalah melalui website, facebook, twitter, kaskus, berniaga, olx, dsb.

  1. Secara offline

Pemasaran secara offline dapat dilakukan dengan membuka toko/gerai ditempat strategis, mengikuti pameran, melakukan event promosi di pusat perbelanjaan, membuat iklan promosi berupa spanduk/banner/pamflet, dan promosi langsung dari mulut ke mulut.

Sumber foto : http://thepresidentpostindonesia.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *