Audit Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

pexels-photo-572056

Audit keuangan diperlukan untuk mengetahui kelayakan administrasi sistem keuangan sebuah lembaga, sehingga dengan audit keuangan dapat diketahui kekurangan dalam standar penyajian laporan keuangan.

Alhamdulillah atas izin Allah ta’ala, salah seorang Tim SMESindo Consulting yang tergabung dalam jajaran pengurus Yayasan Cinta Sedekah dapat membawa lembaga ini meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Selengkapnya

Audit Terhadap Laporan Keuangan Yayasan Cinta Sedekah Tahun 2019 Oleh KAP Kumalahadi, Kuncara, Sugeng Pamudji & Rekan dengan Opini WAJAR TANPA PENGECUALIAN (WTP)

Tips yang dapat kami berikan untuk mencapai penilaian Audit WTP adalah :

1. Memohon pertolongan Kepada Allah Ta’ala agar dimudahkan dalam menjalankan tugas operasional dan keuangan lembaga

2. Bangun Tim solid dan handal dengan Visi yang sama

3. Bersinergi antar lini unit kerja dalam pelaksanaan operasional lembaga termasuk dengan mitra kerja eksternal

4. Tim Keuangan dan Audit internal yang disiplin dan transparan.

5. Tatakelola administrasi dan keuangan yang rapi, terstruktur, dan akuntabel.

Berikut beberapa penilaian auditor terhadap laporan keuangan :

1). Pendapat wajar tanpa pengecualian (Unqualified Opinion)
Pendapat wajar tanpa pengecualian menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Ini adalah pendapat yang dinyatakan dalam laporan auditor bentuk baku. Kriteria pendapat wajar tanpa pengecualian antara lain.

– Laporan keuangan lengkap

– Tiga standar umum telah dipenuhi

– Bukti yang cukup telah diakumulasi untuk menyimpulkan bahwa tiga standar lapangan telah dipatuhi

– Laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan GAAP (Generally Accepted Accounting Principles)

– Tidak ada keadaan yang memungkinkan auditor untuk menambahkan paragraf penjelas atau modifikasi laporan

2). Opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan Paragraf Penjelasan (Modified Unqualified Opinion)
Keadaan tertentu mungkin mengharuskan auditor menambahkan suatu paragraf penjelasan (atau bahasa penjelasan yang lain) dalam laporan auditnya. Auditor menyampaikan pendapat ini jika:

– Kurang konsistennya suatu entitas dalam menerapkan GAAP

– Keraguan besar akan konsep going concern

– Auditor ingin menekankan suatu hal

3). Pendapat wajar dengan pengecualian (qualified opinion)
Pendapat wajar dengan pengecualian, menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan.

4). Pendapat tidak wajar (Adverse Opinion)
Pendapat tidak wajar menyatakan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

5). Pernyataan tidak memberikan pendapat (Disclaimer of Opinion)
Pernyataan tidak memberikan pendapat menyatakan bahwa auditor tidak menyatakan pendapat atas laporan keuangan. Opini ini dikeluarkan ketika auditor tidak puas akan seluruh laporan keuangan yang disajikan.

Demikian semoga bermanfaat.

Barakallahu fikum

Rino Hapsoro S.TP

– Tim Konsultan SMESindo Consulting

-. Ketua Yayasan Cinta Sedekah (2019-2022)

Referensi ;

5 Jenis Opini Audit Laporan Keuangan